Showing posts with label seputar komputer. Show all posts
Showing posts with label seputar komputer. Show all posts

Saturday, 11 March 2017

Perbedaan Malware, Virus, Trojan, Spyware, dan Worm


 

Membaca cerita menarik dari sebuah artikel blog teman di pursuingmydreams.com dimana dia membahas tentang aturan bermain internet di Jerman, tentang copy right dan juga tentang trojan dan virus. Ternyata di Jerman itu sangat ketat peraturan dalam menggunakan internet dan sangat menghargai copy right sebuah produk. Di artikel ini Saya ingin menulis sedikit tentang malware, virus, trojan, dan lainnya, walaupun sebenarnya saya bukan ahlinya. Saya membaca beberapa referensi untuk menulis artikel ini hehehe.
Beberapa hari ini saya cukup banyak membaca pengalaman orang-orang yang komputer atau laptopnya terserang malware atau virus, yang mengakibatkan kerugian bahkan kehilangan file-file yang sangat penting di dalam komputernya. Banyak orang awam (termasuk saya) yang menggunakan istilah ‘virus’ pada saat komputernya diserang oleh kode jahat (malware).



Berdasarkan definisinya, ketika kita membicarakan tentang kode jahat maka istilah yang digunakan adalah Malware – singkatan dari Malicious Software/ Kode Jahat/ Software Jahat. Nah kalau kita sudah berbicara tentang Malware (kode jahat) maka yang termasuk di dalamnya adalah: trojan, worm, spyware, virus, rootkit, adware, bots, backdoor, exploit, dan lain-lain. Banyak ya istilahnya hehehe.
Pada umumnya, ketika komputer seseorang terkena malware, dia akan mengatakan bahwa komputernya terjangkit virus, walaupun sebenarnya komputernya terjangkit worm atau jenis malware yang lain. Nah berikut ini adalah perbedaan Malware, virus, trojan, spyware, dan worm yang mungkin ada di dalam komputer kita:
1. Malware (Malicious Software)
Malware adalah sebuah software atau kode yang diciptakan oleh seseorang dengan tujuan jahat. Sebenarnya Malware itu adalah sebuah software atau program komputer, namun Malware dibuat dengan tujuan untuk merugikan orang lain. Malware dapat mengubah data (menghapus, menyembunyikan, dan mencuri), menghabiskan bandwith dan juga sumber daya lain tanpa seijin pemilik komputer yang tentunya akan merugikan orang lain.
2. Virus Komputer
Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer. Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.
Untuk lebih meyakinkan pengguna komputer, seringkali pencipta sebuah virus memalsukan virusnya dalam bentuk icon atau ekstensi gambar porno, atau bentuk lain yang dapat menarik perhatian si pemilik komputer untuk melakukan klik sehingga mengaktifkan virus tersebut.
3. Worm Komputer
Worm adalah Malware yang bisa mengaktifkan dirinya sendiri tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga. Yang artinya, jika worm sudah berhasil masuk dalam sebuah komputer atau jaringan komputer maka worm ini akan dapat berpindah ke komputer lain di dalam sebuah jaringan secara otomatis tanpa dapat dicegah oleh pemilik komputer lain yang ada di dalam jaringan tersebut.
Pasti Anda bertanya, kalau worm bisa menyebarkan diri tanpa bantuan pihak ke tiga kenapa harus repot membuat virus yang membutuhkan tindakan pihak ketiga untuk mengaktifkannya. Worm hanya dapat menginfeksi sebuah komputer jika dia menemukan sebuah celah keamanan (vulnerability) sebuah software yang ada di dalam komputer tersebut, misalnya: windows office, Adobe, atau software terkenal lainnya yang sering menjadi sasaran. Worm tidak akan mampu menginfeksi sebuah sistem komputer bila celah keamanan (vulnerability) di dalam jaringan komputer itu sudah ditutup/ ditambal (patch). Yang artinya, virus akan lebih mudah menginfeksi jaringan komputer yang ter-patch dibanding dengan worm.
4. Spyware
Spyware adalah program komputer yang dibuat untuk memata-matai komputer korbannya. Awalnya spyware ini digunakan untuk memata-matai profil pengguna komputer dan penggunaannya dalam menampilkan iklan yang sesuai dengan minat pengguna komputer tersebut.
5. Trojan
Trojan adalah program yang dibuat seperti program baik dan berguna pada pengguna komputer (crack, game, atau program lain) yang ketika diinstal ke dalam komputer dapat memata-matai, mencuri data, dan mengirimkan ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya tanpa diketahui oleh si pengguna komuter tersebut.
Mudah-mudahan artikel singkat ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda dalam mengenali beberapa jenis malware yang ada di dalam komputer. Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan komputer dengan menginstal antivirus yang kuat. Beberapa antivirus yang direkomendasikan adalah: Avast, Kapersky, McAfee, Avira, AVG, dan Norton. Namun perlu diperhatikan bahwa masing-masing antivirus memiliki kelebihan dan kekurangan.

https://www.maxmanroe.com/perbedaan-malware-virus-trojan-spyware-dan-worm.html

Saturday, 26 January 2013

Hide IP Address in Windows 7 and Vista

A "how to" provided by iPrivacyTools.com
As it's not possible to make an IP address invisible (you need an IP address in order to surf the Internet), to hide your IP address in Windows Vista really means to change it. And that can either be to someone else's IP (e.g. a relay server such as a proxy), or simply to something other than what your IP was previously.
This particular article will describe the process for updating your ISP-issued IP address to a new one, in effect "hiding" whatever your IP address was previously. Motivation for doing this usually involves privacy issue. For example, perhaps you want to visit a website without the operator knowing that you visited previously. Or perhaps you notice a lot of targeted ads on web pages which make it obvious that marketers are tracking your surfing patterns.

Whenever you follow the steps below to hide your IP address in Vista, be sure to also delete your browser cookies, as they can also be used to track you.
IMPORTANT: We do not suggest using this technique often, as your ISP may have policies limiting the frequency of IP renewal. Therefore, unless you've received permission directly, stick with infrequent use of this technique only. If you require more flexibility, please check out our homepage.

STEP #1 - If you have a router:

  • Switch your router AND your modem OFF.
  • Disconnect the router cables.
  • Plug the cable from your modem directly into your computer.
  • Restart both the computer and modem.
  • Wait a minute or so for your Internet connection to come back.
  • Surf to a couple websites to confirm that your connection is back online.

    * If you have any problems, restart your modem and computer again. Then disable your Local Area Connection. Then (re)enable your Local Area Connection. That should get your connection back.

STEP #2 to hide your IP address in Windows 7 and Vista

Step 2 to hide IP address in Windows 7 and Vista

STEP #3 to hide IP address in Windows 7 and Vista

  • Go to your START menu, enter "cmd" in the white box (don't include the quotes) and hit Enter.
Step 3 to hide IP address in Windows 7 and Vista

STEP #4: Release your current IP

  • When the prompt appears, type "ipconfig /release" (with a space before the slash) and hit Enter.

STEP #5 to hide IP in Windows 7 and Vista

  • Turn your modem OFF and wait 30-45 seconds before turning it back ON.
  • Wait another 30-45 seconds after restarting the modem for the lights to return to normal.

STEP #6: Reset your connection

  • Go back to your START Menu -> Control Panel

STEP #7 for hiding IP address of Windows 7/Vista

  • Click "Network and Internet", then "Network and Sharing Center" (click the big green text, not the blue links)
Step 7a - hide IP in Windows 7 and Vista


STEP #8: Reset your connection

  • In the left-side pane, click the link for "Manage network connections"

STEP #9: Reset your connection

  • Select your "Local Area Connection", Right-click it, and choose "Disable".
     
  • Wait 10-15 seconds.
Step 9 to hide IP address in Windows 7 and Vista

STEP #10 to hide IP address in Windows 7/Vista:

  • Once more, right-click on "Local Area Connection" but this time choose "Enable".
  • Wait 30-60 seconds. This is an IMPORTANT step. Do not try to proceed before giving it some time.
Step 10 - hide IP Vista

STEP #11: Confirm the changes

Congratulations, you now know how to hide your IP address in Windows 7 and Vista!
Be sure to delete your cookies before surfing off, otherwise your efforts to shake off trackers will probably be wasted.
*As mentioned above, do not use this technique often unless you've received permission from your ISP. If you need more flexibility, visit our homepage.

http://www.iprivacytools.com/hide-ip-address-windows-7-vista/

Sumber :

DAFTAR ISI

Monday, 24 December 2012

Melihat Aktivitas dan Scanning IP Jaringan Menggunakan Advance IP Scanner

Teknologi jaringan komputer saat ini semakin hari semakin berkembang, sisi efektifitas dan portabilitas sangat diperhatikan. Jika kita sedang mengurusi jaringan kantor, sekolah, warnet atau tempat-tempat yang lain membutuhkan jaringan, pastinya kita sangat butuh sebuah tools yang dapat bertugas untuk, Melihat siapa saja yang aktif dalam jaringan, Remote computer, Wake-On-LAN, dan lain-lain,  kita tidak perlu bingung-bingung, karena sudah ada tools gratis yang menyediakan fungsi-fungsi diatas. Yaitu Advance IP Scanner.


Tools / utility hasil buah tangan kru Radmin ini sangatlah mudah digunakan, mulai dari instalasi sampai penggunaannya.  Banyak sekali fitur-fitur yang disediakan oleh Advance IP Scanner ini, antara lain adalah:
  • Fast Network Scanning

Dengan IP Scanner, Anda dapat memindai ratusan alamat IP secara simultan pada kecepatan tinggi. Perangkat lunak ini mendukung pemindaian HTTP, HTTPS, FTP dan shared folder. Memindai jaringan Anda untuk mendapatkan informasi detail tentang semua perangkat yang terhubung termasuk nama komputer dan MAC address-nya.
  • Integration with Radmin remote access software

IP Scanner dan Radmin sangat terintegrasi. IP Scanner memungkinkan Anda memindai jaringan, menemukan semua computer yang menjalankan Radmin Server, dan terhubung ke salah satu dari mereka dengan hanya satu klik. Dengan Radmin, Anda dapat mengakses PC dengan Kontrol Penuh, Transfer File, dan mode Telnet.
  • Remote PC Shutdown

Fitur ini mampu untuk men-shut down PC sistem operasi Windows yang terhubung di jaringan. Anda dapat menggunakan hak akses default atau menentukan login dan password untuk shutdown. Fitur ini sangat berguna bagi administrator jaringan karena memungkinkan dia untuk mematikan computer-komputer pada akhir hari kerja.
  • Wake-On-LAN
Anda dapat bangun menghidupkan computer secara jarak jauh dengan menggunakan IP Scanner jika kartu jaringan PC itu mendukung  fitur “Wake-On-LAN”
  • Simple dan User Friendly
IP Scanner sangat simple serta  user-friendly interface. Untuk operasi batch sederhana, memungkinkan Anda untuk menyimpan daftar komputer yang akan dipindai dalam daftar Favorites. IP Scanner akan secara otomatis memanggil Favorit Anda pada saat startup. Anda kemudian dapat memilih apakah akan memindai seluruh jaringan Anda atau hanya komputer dalam daftar Favorites.
Untuk langkah-langkah memulainya adalah :
  • Pastikan computer anda tersambung di suatu jaringan.
  • Download Advance IP scanner versi terbaru di http://www.radmin.com/products/ipscanner/
  • Extract kompresinya kemudian Jalankan installernya seperti biasa
  • Oke, saatnya menjadi Administrator jaringan :)
Dengan tersedianya tools-tools seperti Advance IP Scanner, maka tugas kita menjadi lebih mudah untuk mengawasi jaringan, kita tidak perlu lagi mengetikkan perintah-perintah CMD atau command prompt yang banyak itu, tidak juga bergelut dengan layar hitam putih, cukup double klik icon Advance IP Scanner kemudian lakukan perintah sesuai keinginan anda :)

 http://blog.fastncheap.com/melihat-aktivitas-dan-scanning-ip-jaringan-menggunakan-advance-ip-scanner/

Sumber :

DAFTAR ISI

Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Cmd


Tips ini khusus pemula, bagi yang sudah mahir silahkan baca artikel menarik lain yang lebih menarik dan lebih bermanfaat. Berawal dari pertanyaan customer kami yang menanyakan bagaimana cara mengetahui IP address yang mereka pakai saat mengakses internet di hotspot publik seperti mall, cafe, kantor pemerintah dan tempat-tempat lain yang menyediakan hotspot gratis.


Langsung saja dimulai, bagaimana cara mengetahui IP address berdasarkan operating system yang terinstall di komputer atau notebook:
Microsoft Windows XP
  • Klik Start dan lanjutkan dengan klik menu Run.
  • Ketik cmd kemudian tekan tombol Enter.
  • Setelah jendela Command prompt muncul, ketik ipconfig -all dan lanjutkan dengan menekan tombol Enter.
  • Selesai, anda bisa lihat berapa IP address yang sedang anda pakai. Pada contoh IP address perangkat tersebut adalah 192.168.2.25, subnet mask 255.255.255.0, gateway 192.168.2.7 dan menggunakan DNS server 192.168.2.7 dan 208.67.222.222 yang merupakan DNS publik milik OpenDNS.
Microsoft Windows 7
  • Klik tombol Start, pada bagian form Search ketik cmd dan kemudian tekan tombol Enter.
  • Sama seperti pada Windows XP, ketik ipconfig -all.
  • Selesai juga, lihat berapa IP address yang sedang anda pakai.
Ubuntu Linux dan keluarganya
  • Buka aplikasi terminal window.
  • Ketik ifconfig kemudian tekan tombol Enter.
  • Selesai, IP address di system Linux juga bisa dilihat.
Penjelasan Singkat
  • IP (Internet Protocol) Address adalah deretan angka yang dipakai sebagai identifikasi komputer yang terhubung dengan jaringan (termasuk jaringan internet). Panjang angka ini adalah 32-bit untuk IPv4 (IP versi 4) dan 128-bit untuk IPv6 (IP versi 6).
  • Subnet Mask adalah pengelompokan jaringan yang membedakan ID jaringan yang menunjukkan letak dari suatu sistem-keluarga-jaringan, apakah berada di jaringan lokal atau di jaringan luar (jaringan terluar adalah jaringan internet itu sendiri).
  • Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan jarigan yang lain dengan alokasi protokol yang berbeda. Bisa dikatakan, perangkat ini adalah jembatan yang menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan luar yang lebih besar. Sebagai contoh, lingkungan jaringan HotSpot (lokal) terhubung dengan internet (jaringan luar yang lebih besar).
  • DNS (Domain Name System) adalah sebuah system yang menyimpan informasi tentang nama domain dari sebuah website atau domain yang berada di lingkungan jaringan, bisa jaringan lokal maupun jaringan luar. DNS merupakan faktor yang penting di internet karena menyediakan mengalamatkan IP Address dari sebuah nama domain. Sebagai contoh orang akan lebih mudah menghafal fastncheap.com dari pada menghafal 202.67.11.238 yang merupakan alamat IP dari website FastNCheap.
Cara ini tidak hanya dipergunakan pada koneksi hotspot saja melainkan pada semua jebis koneksi internet, termasuk penggunaan modem GSM maupun CDMA.
Selamat mencoba!
Sumber :

DAFTAR ISI

Wednesday, 12 December 2012

Cara Booting Windows 7 Melalui USB Flashdisk


Mungkin artikel yang satu ini sudah banyak dijelaskan di berbagai blog lain baik dari dalam maupun liar negeri.  Namun saya menulisnya kembali sebagai sarana membagi ilmu kepada yang membutuhkan saja. Dalam artikel ini saya akan membagikan sedekiti pengetahuan saya mengenai Cara Booting Windows 7 Melalui USB Flashdisk. Disini saya akan menggunakan command prompt (CMD) windows sebagai media untuk membuat flashdisk menjadi bootable. Tentu saja yang harus dipersiapkan adalah 1 buah flashdisk berukuran 2GB atau lebih, DVD Windows 7, 1 buah PC/laptop. Oke langsung tancap ke proses....

Langkah-langkah :

  1. Tancapkan flashdisk target ke PC/laptop.
  2. Buka command prompt dengan cara ketik cmd di kotak pencarian start menu, kemudian klik kanan dan pilih run as administrator.
  3. Setelah jendela command prompt terbuka kita akan menggunakan fasilitas diskpart untuk menemukan posisi flashdisk. kemudian ketik DISKPART pada jendela command prompt, maka akan muncul versi diskpart yang akan digunakan.
  4. langkah selanjutnya, setelah masuk diskpart. Sekarang kita ketik kan list disk untuk memunculkan list nomor USB flashdisk kita. Biasanya terletak di Disk 1 tapi bisa saja menjadi Disk 2 atau Disk 3.
  5. Kamudian kita akan melakukan proses format terhadap flashdisk ini. Pertama kita pilih terlebih dahulu letak flashdisk dengan mengetik select Disk 1. Dilanjut dengan mengetikan clean dan kita buat partisi dengan mengetikan create partition primary. Selanjutnya aktifkan partisi dengan mengetik select partition 1 dilanjut dengan mengetik active. Kemudian lakukan format dengan mengetikan Format fs=NTFS. Tunggu beberapa saat hingga proses format selesai.
  6. Langkah selanjutnya, ketik assign dilanjut dengan exit untuk keluar dari diskpart tetapi jangan dulu menutup jendela command prompt.
  7. Setelah langkah diatas sekarang masukan DVD Windows 7 atau bisa menggunakan fasilitas virtual drive seperti daemon tool atau ultra iso jika kita memiliki file mentahan Windows 7 berformat iso. Kita asumsikan bahwa DVD berada di drive  E: dan flashdisk ada di drive F:
  8. Sekarang kita masuk ke folder boot, dengan cara mengetik E: kemudian dilanjut dengan cd E:\Boot.
  9. Langkah berikutnya membuat USB flashdisk menjadi bootable dengan cara ketik bootsect.exe /nt60 F:
  10. Setelah itu kita bisa menutup jendela command prompt.
  11. Eits, belum berakhir sampai situ. sekarang kita copy semua yang berada di DVD Windows 7 ke dalam flashdisk kita.
  12. Restart PC/Laptop dan setting first boot menjadi USB flashdisk milik kita. Dan selesai, flashdisk siap digunakan untuk menginstall Windows 7.

Cukup sederhana tanpa menggunakan aplikasi tambahan diluar command prompt (kecuali virtual drive sbg pengganti DVD ROM). Semoga sedikit ilmu ini bermanfaat. ^_^
Sumber :

DAFTAR ISI

Wednesday, 29 August 2012

Mengatasi Virus Virut

     yap, ini adalah pengalaman yg saya alami sendiri....
walhasil, saat saya sedang asik mengotak-atik komputer seperti orang kesetanan tiba-tiba saja smadav saya mendeteksi dan memberitahukan bahwa komputer saya terserang oleh virus.

saat saya scan dan ternyata hampir 200 lebih dari mulai file biasa hingga yg berextensi ( .exe ) yang terserang. Saya mencoba untuk membersihkannya dengan smadav tapi tidak bisa kecuali hanya mengkarantina saja.

saya cari di browser dan akhirnya saya dapatkan caranya tapi setelah beberapa kali instal ulang hehe....
maklum saya juga masih gaptek.....

berikut langakah2 yg saya lakukan:

1. Download  Win32/Virut
2. Restar komputer anda dan saat booting tekan tombol F8 pada keyboard anda.
3. Pilih Safe mode ( yakni agar windows di jalankan dalam safe mode)
4. Cari file yang tadi anda download dan duoble click.
5. Setelah aplikasi jalan, langsung Close dan Restart lagi Komputer anda.
6. Saat komputer restart dan selesai booting sblm masuk ke windows, software tadi akan bekerja menscan
   dan menghapus virus dari file-file yang terjangkiti.
7. Setelah itu anda tinggal menunggu hingga selesai dan setelah selesai otomatis akan masuk ke windows
   dan selesai.....hehe

Itu sesuai pengalaman saya dan sampai sekarang si virut blm muncul-muncul lagi......

semoga berguna dan maaf klw ada langakah yg salah krna saya masih seorang gaptek sejati ( tapi bukan permanent)......
hehe
Sumber :

DAFTAR ISI

sekelumit tentang virus komputer

Virus komputer: Sebuah kode komputer yang mampu "berbiak dengan sendirinya" yang menempelkan sebagian atau seluruh kodenya pada file atau aplikasi, dan mengakibatkan komputer Anda melakukan hal-hal yang tidak Anda inginkan.

Virus-virus komputer merupakan penyakit umum dalam dunia teknologi modern. Mereka dapat menyebar dengan cepat melalui jaringan komputer yang terbuka seperti Internet, dan mengakibatkan kerugian hingga milyaran dolar dalam waktu singkat. Lima tahun yang lalu, peluang untuk terjangkiti sebuah virus dalam periode 12 bulan adalah 1 berbanding 1000; sekarang perbandingan itu naik drastis hingga 1 berbanding 10. Statistik vital dari virus:

· Virus-virus masuk ke dalam sistem Anda melalui e-mail, download, floppy disk yang terinfeksi, atau (kadang-kadang) oleh hacking.


· Dari definisinya, sebuah virus harus dapat melakukan "pembiakan sendiri" (alias membuat kloning atau salinan dari dirinya sendiri) untuk dapat menyebar.

· Saat ini terdapat ribuan jenis virus, tetapi hanya sedikit yang ditemukan "di belantara" (berkeliaran, tak terdeteksi, di dalam jaringan) karena sebagian besar dari virus yang dikenal lahir dari laboratorium, yang merupakan varian dari virus "liar" yang banyak terdapat di dunia.

· Akibat yang ditimbulkan virus bervariasi, mulai dari yang menjengkelkan hingga yang sangat merusak, akan tetapi virus yang paling sederhana pun memiliki kecenderungan untuk merusak karena adanya bug pada kode komputer mereka (karena programmer virusnya sangat ceroboh atau memang punya niat jahat).

· Software antivirus yang ada di pasaran saat ini dapat mendeteksi hampir semua jenis virus yang ada, tetapi harus diupdate secara reguler untuk menjaga keefektifannya.

Sebuah virus hanyalah sebuah program komputer. Seperti program komputer lainnya, di dalamnya terdapat instruksi yang dapat menyuruh komputer untuk melakukan tugas tertentu. Tetapi berbeda dengan program aplikasi, sebuah virus biasanya memerintahkan komputer Anda untuk melakukan hal yang sebenarnya tidak Anda inginkan, dan biasanya dapat menyebarkan dirinya ke file-file yang ada di dalam komputer Anda--dan kadang-kadang ke komputer orang lain juga.

Bila Anda beruntung, sebuah virus paling-paling hanya menyebabkan komputer untuk melakukan tindakan yang aneh-aneh, seperti menyebabkan speaker komputer Anda berbunyi "blip-blip-blip" secara acak. Yang paling ditakuti adalah virus ganas yang dapat menyebabkan seluruh data pada harddisk Anda hilang (dengan memerintah komputer untuk memformat harddisk), bahkan ada virus yang dapat merusak hardware komputer Anda, seperti virus CIH yang merusakkan BIOS motherboard komputer Anda.



Bagaimana Komputer Saya Dapat Terkena Virus?

Komputer Anda dapat terinfeksi virus saat Anda menyalin sebuah file yang terinfeks ke dalam komputer, kemudian mengaktifkan kode dari tubuhnya saat file yang terinfeksi tersebut dijalankan atau dibuka. Mungkin Anda tidak merasa menyalinkan file terinfeksi ke dalam komputer Anda: Hei, virus tidak peduli apakah mereka menempel pada attachment e-mail, saat Anda tengah mendownload file, atau melalui floppy disk yang sering dipinjam-pinjamkan. Dan saat ini, dengan meningkatnya pemakai Internet, trend penyebaran virus adalah melalui attachment e-mail.

Pada saat Anda membuka file atau aplikasi yang terinfeksi, kode perusak menyalin dirinya sendiri ke dalam sebuah file pada sistem Anda, kemudian menunggu untuk mengirimkan isinya--apapun itu yang dirancang si programmer untuk dilakukan pada komputer orang lain. Dengan hanya menghapus e-mail yang terinfeksi setelah Anda membuka file attachment-nya tidak akan menolong, karena virus tersebut telah merasuk ke dalam sistem komputer Anda sebelumnya.

Seorang penulis virus dapat mengeset waktu penyerangan virusnya, saat itu juga, pada waktu atau tanggal tertentu, atau pada saat suatu perintah tertentu dijalankan, misalnya sewaktu Anda memerintahkan menyimpan atau menutup sebuah file. Contoh: virus Michaelangelo yang diprogram untuk melepas kode perusaknya setiap tanggal 6 Maret setiap tahunnya--yang merupakan tanggal ulang tahun


Jenis-jenis Virus Umum

Saat ini banyak jenis variasi virus yang beredar, kebanyakan diantaranya dapat dikelompokkan menjadi enam kategori umum, dimana tiap jenis sedikit berbeda cara kerjanya:

· Virus boot-sector: menggantikan atau memasukkan dirinya ke dalam boot-sector--sebuah area pada hard drive (atau jenis disk lainnya) yang akan diakses pertama kali saat komputer dinyalakan. Virus jenis ini dapat menghalangi komputer Anda untuk melakukan booting dari hard disk.

· Virus file: menginfeksi aplikasi. Virus ini melakukan eksekusi untuk menyebarkan dirinya pada aplikasi dan dokumen yang terkait dengannya saat file yang terinfeksi dibuka atau dijalankan.

· Virus makro: ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman makro yang disederhanakan, dan menginfeksi aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel, dan saat ini diperkirakan 75 persen dari jenis virus ini telah tersebar di dunia. Sebuah dokumen yang terinfeksi oleh virus makro secara umum akan memodifikasi perintah yang telah ada dan banyak digunakan (seperti perintah "Save") untuk memicu penyebaran dirinya saat perintah tersebut dijalankan.

· Virus multipartite: menginfeksi baik file dan boot-sector--sebuah penjahat berkedok ganda yang dapat menginfeksikan sistem Anda terus menerus sebelum ditangkap oleh scanner antivirus.

· Virus polymorphic: akan mengubah kode dirinya saat dilewatkan pada mesin yang berbeda; secara teoritis virus jenis ini lebih susah untuk dapat dideteksi oleh scanner antivirus, tetapi dalam kenyataannya virus jenis ini tidak ditulis dengan baik, sehingga mudah untuk diketahui keberadaannya.

· Virus stealth: menyembunyikan dirinya dengan membuat file yang terinfeksi tampak tidak terinfeksi, tetapi virus jenis ini jarang mampu menghadapi scanner antivirus terbaru.

Semua Kode Jahat (Malicious Code) Bukanlah Virus

 Salah satu persepsi keliru dalam masyarakat komputer adalah kode elektronik buruk lainnya, seperti worm dan aplikasi Trojan horse adalah jenis virus. Mereka bukan virus. Worm, Trojan horse, dan virus dalam kategori yang besar biasa disebut analis sebagai "kode jahat".

Sebuah worm akan mereplikasi dirinya dan masuk ke dalam koneksi jaringan untuk menginfeksi setiap mesin pada jaringan tersebut dan kemudian mereplikasi dirinya kembali, mengambil ruang hard disk dan memperlambat kerja komputer dan jaringan. Walau begitu, worm tidak mengubah atau menghapus file-file lainnya.

Sebuah Trojan horse tidak mereplikasi dirinya, tetapi ia berupa sebuah program jahat yang disamarkan sebagai format lain seperti sebuah screen saver atau file gambar. Saat dieksekusi pada mesin Anda, sebuah Trojan horse akan mengambil informasi dari sistem Anda--seperti nama user dan passwordnya--atau dapat membuat seorang hacker jahat mengambil alih komputer Anda secara remote (dari jarak jauh).

Software Antivirus Menjawab Panggilan Darurat

Para ahli virus telah mendata sekitar 40.000 jenis virus dan variannya selama bertahun-tahun, walau hanya 200 jenis saja yang saat ini aktif di belantara komputer. Sementara kebanyakan virus lebih banyak hanya mengganggu dan menghabiskan waktu kita, dari jenis yang sangat merusaklah yang sangat berbahaya bagi kesehatan [komputer dan kantung Anda].

Virus komputer telah ada sejak tahun 1960, sejak dimulainya era komputer, walau hingga kisaran tahun 1980 mereka kebanyakan hanya spesimen di laboratorium komputer, diciptakan oleh periset dan dilepas dalam lingkungan yang terkontrol untuk mengevaluasi efek mereka.

Saat virus pertama kali ditemukan di permukaan pada tahun 1980-an, penyebaran mereka sangat lambat dan berpindah melalui "jaringan penyelundup": melalui floppy disk yang dijual dan dibagi pakai antar komputer. Tetapi dengan adanya Internet dan akses e-mail penyebaran virus semakin dipercepat.

Dua tahun yang lalu, dimulai dengan munculnya virus Melissa LoveLetter, penyebaran virus lewat e-mail terus meningkat sehingga perbandingan pengguna komputer biasa menghadapi virus pun semakin membesar. Virus e-mail sekarang menempati tempat teratas dimana ia mengambil porsi 81 persen penyebab komputer terinfeksi virus dan dapat menyebar ke dalam sistem dalam hitungan menit.

Berlatih Menggunakan Komputer Secara Aman

Jalan terbaik untuk melindungi diri [eh, komputer] Anda dari virus adalah jika Anda memiliki koneksi ke Internet, jangan membuka attachment e-mail dari orang yang tidak dikenal dan hindari mendownload dari sumber yang tidak jelas. Lawan keinginan Anda untuk mengklik-dobel isi mailbox Anda. Dan bila Anda mendapat sebuah attachment file dan Anda tidak memintanya, tanyakan pada si pengirim tentang isi attachment dan bagaimana cara menggunakannya tersebut sebelum dibuka.

Untuk memperketat keamanan, Anda perlu menginstall software scanning antivirus yang handal dan selalu mendownload updatenya secara teratur. Vendor software antivirus besar, seperti Symantec, Network Associates, Computer Associates, dan Kapersky Lab, menyediakan layanan update reguler (sebagai catatan Computer Associates InoculateIT merupakan software antivirus yang gratis). Beberapa vendor juga menawarkan layanan update reguler melalui situs Web perusahaan mereka.

Update secara reguler sangat penting. Para periset dari Computer Economics memperkirakan bahwa 30 persen dari usaha kecil sangat rentan terhadap bahaya virus dan itu dikarenakan mereka tidak mengupdate software antivirus mereka secara teratur atau mereka tidak menginstalasikannya secara benar.

Cara Kerja Software Antivirus

Software antivirus memindai isi harddisk komputer dengan dua cara. Bila terdapat virus yang dikenal (yaitu virus yang telah diketahui keberadaannya dan penangkalnya telah ditemukan) maka software tersebut akan mencari signature (tanda) virus--yaitu sebuah string unik pada byte program virus yang mengidentifikasikan virus tersebut seperti sebuah sidik jari--dan akan membuangnya dari sistem Anda. Kebanyakan software scanning tidak hanya mencari virus jenis awal saja, tetapi juga dapat mencari varian virus tersebut, karena kode signature virus tersebut biasanya serupa.

Dalam kasus virus baru yang belum ditemukan antidote-nya, software antivirus akan menjalankan program heuristic yang akan mencari aktivitas mirip virus pada sistem Anda. Bila program tersebut melihat ada gejala tak beres, ia akan mengkarantinakan program yang bermasalah tersebut dan akan menampilkan pesan peringatan pada Anda mengenai apa yang akan dilakukan oleh program tersebut (misalnya mengubah registry Windows Anda). Bila Anda dan software merasa bahwa program tersebut adalah virus, Anda dapat mengirimkan file yang telah terkarantina tersebut pada vendor software antivirus untuk dianalisa, menentukan signaturenya, menamainya dan memasukkannya ke dalam katalog, dan mengirimkan antidote-nya. Virus itu sekarang merupakan virus yang dikenal.

Bila virus tersebut tidak muncul lagi--hal tersebut sering terjadi karena virus tidak ditulis dengan baik untuk disebarkan--vendor akan mengkategorikan virus itu sebagai dormant (virus tidur). Tetapi sebagian virus menyebar seperti gempa: Penyebaran awalnya selalu disertai dengan kejadian susulan. Varian virus (virus jiplakan yang muncul setelah penyebaran virus pertama) akan menambah jumlah jenis virus yang ada.

Contoh adalah saat virus Melissa LoveLetter muncul di Amerika Serikat, variannya--VeryFunnyJoke--langsung muncul dalam beberapa saat, diikuti dengan lebih dari 30 jenis lainnya dalam dua bulan kemudian. Dan tidak semua varian berasal dari penulis program yang misterius. Beberapa perusahaan pernah terinfeksi oleh varian virus yang disebarkan oleh pegawainya sendiri yang penuh rasa ingin tahu terhadap virus yang mereka dapatkan, menciptakan variannya, dan melepaskannya dalam sistem komputer perusahaan mereka--kadang secara tidak sengaja, kadang memang ingin melakukannya.

semoga bermenfaat......


dan saya berharap ada yang berkenan membagi info dan ilmunya pada saya.

Sumber :

DAFTAR ISI

Monday, 30 July 2012

mengatasi masalah unresponsive script pada mozilla firefox

berikut cara untuk mengatasi masalah unresponsive script pada browser mozilla firefox....
al kisah waktu an lagi browsing, yang pasti pake browser kesayangan saya(si mozilla ...hehe) sering sekali muncul peringatan yang sangat mengganggu seperti gambar di bawah....



tentunya ini sangat mengganggu. Pada mulanya sih engga saya perdulikan peringatan itu. Tapi lama-lama ko sering muncul dan bikin laju browser jadi lemot banget, ini membuat kesal juga,  biasa dah mulai nanya-nanya ke mbah google akhirnya ketemu juga caranya, begini nih caranya 
  1. Ketik “about:config” di kotak alamat Firefox Anda(kotak tempat anda menuliskan url wesite) tanpa tanda petik.
  2. klik aja tulisan “I’ll be careful, I promise”
  3. Di bawah kotak alamat, sekarang Anda akan melihat bentuk persegi panjang yang kosong – kotak Filter/search. Di sini, ketik “dom.max_script_run_time” sekali lagi tanpa tanda petik juga.
  4. Klik kanan baris ini, lalu pilih Modify.
  5. Ganti “10 atau 0” dengan “30” untuk menaikkan maksimum default ke 30 detik.
Mudah-mudahan bermanfaat, klw ada yang punya saran lain silahkan berbagi di kolom komentar ya …….. 
Sumber :

DAFTAR ISI

Two Reasons why IPS is a "Must Have" for your Network

Introduction This is the third in my Security Series of Connect articles.  For more information on how to keep your enterprise environm...